Tanda-tanda Akan Muncul Stretch Mark di Tubuh Ibu Hamil

Tanda-tanda Akan Muncul Stretch Mark di Tubuh Ibu Hamil

Memang tidak semua perempuan akan mengalami munculnya perubahan pada bentuk tubuh. Namun, fakta menyebutkan bahwa kehamilan sangat erat kaitannya dengan stretch mark. Setelah melewati masa kehamilan, tubuh perempuan biasanya akan muncul garis-garis vertikal dengan disertai rasa gatal.

Sebenarnya hal ini masih terbilang cukup normal. Sayangnya, stretch mark akan menurunkan rasa percaya diri perempuan, khususnya di depan pasangan. Rasa gatal yang muncul pun pastinya membuat tidak nyaman. Untuk itu, kamu perlu tahu tanda-tanda stretch mark ini akan muncul.

1.Faktor keturunan
Pepatah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya” juga cocok untuk kasus yang satu ini. Apabila orang tua kamu mengalami strectmark saat melahirkan dulu, kemungkinan besar hal itu akan terjadi padamu. Hal ini merupakan faktor genetis yang akan menurun.

Posisi munculnya stretch mark pun biasanya akan serupa dengan orang tua saat hamil dulu. Kalau ibu kamu munculnya di bagian paha, kamu pun akan muncul di bagian yang serupa.

Bukan sesuatu yang buruk, kok. Malah ini jadi topik obrolan yang menyenangkan dengan orang tua sebelum melahirkan. Ibu pasti jadi satu-satunya orang di dunia yang paling mengerti kamu.

2. Hamil muda
Kulit perempuan muda itu pastinya masih kenyal dan mudah melebar. Memiliki anak di usia awal atau pertengahan 20 tahun akan berisiko memunculkan stretch mark di bagian tubuh tertentu. Risiko ini pun akan
Namun, bukan berarti tidak disarankan untuk hamil kala masih muda. Tetap ada sisi baiknya. Salah satunya adalah kamu masih bisa bermain dengan anak lebih lama dan pastinya lebih kuat menggendong.

3. Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan saat hamil berisiko tinggi memunculkan guratan pada bagian tubuh. Saat hamil dan melahirkan, perempuan akan mengalami lonjakan berat badan hingga dua kali lipat, lalu turun dengan drastis juga. Untuk itu, kamu perlu menjaga pola makan saat hamil.

4. Ukuran janin
Ukuran janin juga dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibunya. Namun, ada juga faktor lain yang menyebabkan ukuran janin bisa sangat besar. Orang tua yang keturunan tinggi besar pun bisa membuat ukuran janin mengikutinya. Selain itu, aktivitas fisik yang dilakukan ibu selama masa kehamilan juga akan mempengaruhi pertumbuhan janin.menurun seiring bertambahnya usia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

X